Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Kauman Yogyakarta Email : pm.kauman.jogja@gmail.com twitter : @KaumanJogja
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 Mei 2010
Lampion Muktamar
Asslmkm Wr Wb.
Pemesanan lampion muktamar SESI 1 sudah kami tutup karena hanya terbatas 100 buah
akan ada pemesanan lampion SESI 2, kemungkinan harga selisih sedikit.
akan kami umumkan secepatnya
harap maklum dan terima kasih.
Minggu, 18 April 2010
PASAR TIBAN
Pasar Sore Ramadhan, Kauman, Jogja
Pasar Sore Ramadhan Kauman
Di Jogja, kita dapat dengan mudah menemukan pusat penjual makanan musiman, terutama di Bulan Ramadhan. Jalan Kaliurang, sekitar Kampus UGM, sekitar Kampus UNY, Jalan Godean, selalu dipenuhi para penjual menu berbuka.
Tapi ada satu tempat unik dan bisa menjadi alternatif tujuan berburu makanan untuk berbuka. Tempat itu adalah di Kampung Kauman, yang sering disebut dengan Pasar Sore Ramadhan Kauman.
Kali ini saya akan menjelajah surga dunia makanan Pasar Sore Ramadhan di Kauman untuk mencari menu yang unik dan menarik.
Kauman sendiri adalah salah satu daerah di lingkungan Kraton Yogyakarta di mana di situ berkumpul para alim ulama dan ahli agama. Organisasi Muhammadiyah yang dirintis oleh K.H. Ahmad Dahlan pun lahir di sini.
Kauman berasal dari kata “qoimuddin” yang kemudian karena lidah Jawa berubah jadi “pakauman” yang berarti orang-orang berilmu agama. Nama Kauman akhirnya menjadi lebih terkenal dan mudah dilafalkan. Selain di Jogja, kampung Kauman juga dikenal di Solo, Demak, Kudus, Semarang, Surabaya, dan Gersik.
Suasana santri begitu terasa begitu kita melangkahkan kaki, menelusuri lorong-lorong sempit di antara rumah-rumah penduduk. Bangunan-bangunan tua berarsitektur jadul masih dapat kita temukan di sini.
Tak jarang suara lantunan ayat suci Al Quran terdengar samar-samar namun jelas menyeruak dari rumah-rumah penduduk. Apalagi bulan Ramadahan macam gini. Suasana religinya sangat terasa. Bila anda Eblis, dipastikan kepanasan!
Namun, di balik suasana santri yang terasa, ada keriuhan lain ketika Ramadhan tiba. Di salah satu lorong Kauman,
Jumat, 16 April 2010
OREKA - ORENA
"ORGANISASI REMAJA KAUMAN"
Hanya Pemuda Muhammadiyah Kauman yang punya organisasi ini. OREKA biasa di singkat, merupakan wadah berorganisasi remaja putra di Kauman. Remaja di sini melingkupi remaja umur 13-15 tahun atau setara dengan Sekolah Menengah (SMP).
Namun, ada juga organisasi yang tidak dimiliki Nasyiatul Aisyiyah, yaitu ORENA. Organisasi Remaja Nasyiatul Aisyiyah.
Program kerja kedua organisasi ini masih cukup sederhana, dan di targetkan untuk melatih kapabilitas remaja kauman dalam berorganisasi, agar kelak menjadi kader Muhammadiyah yang berkualitas. (rOne)
MILAD MUHAMMADIYAH DI KAUMAN
file:///K:/renungan%20milad.mpg
Alhamdulillah, telah berlangsung peringatan milad Muhammadiyah dengan beberapa kegiatan. Walaupun Banyak kendala, panitia berusaha memberikan yang terbaik untuk warga Muhammadiyah di Kauman khususnya.
Ada beberapa rangkaian kegiatana, yaitu :
1. Lomba keagamaan islam
2. Renungan dan Film Dokumenter Muhammadiyah Kauman
Semoga bisa bermanfaat untuk gerakan dakwah amal ma'ruf nahi munkar. (rOne)
Alhamdulillah, telah berlangsung peringatan milad Muhammadiyah dengan beberapa kegiatan. Walaupun Banyak kendala, panitia berusaha memberikan yang terbaik untuk warga Muhammadiyah di Kauman khususnya.
Ada beberapa rangkaian kegiatana, yaitu :
1. Lomba keagamaan islam
2. Renungan dan Film Dokumenter Muhammadiyah Kauman
Semoga bisa bermanfaat untuk gerakan dakwah amal ma'ruf nahi munkar. (rOne)
Kamis, 01 April 2010
Prayers
On this occasion we would like to convey some of the mistakes frequently encountered in going to prayer or prayer at the mosque.
Prayers Procrastination from a predetermined time
This is a violation based on the word of God:
"Verily, the prayer of obligation has been stipulated time Which for people of faith." (Surat An-Nisa: 103)
Prayers Procrastination from a predetermined time
This is a violation based on the word of God:
"Verily, the prayer of obligation has been stipulated time Which for people of faith." (Surat An-Nisa: 103)
- Not Paying attention Neatness and straightness of Places of worship
Rabu, 24 Maret 2010
Kauman's lanterns
Kauman is the birthplace of Muhammadiyah and later in the month of July when Congress in the 1st century Yogyakarta Muhammadiyah became one of thousands of destination Muktamirin & pen throughout Indonesia. To enliven & greet Congress then we expect the participation of citizens to buy lanterns Kauman 1 Century Muhammadiyah Congress with a minimum price of Rp. 18.000, - or more should. DP of at least 10,000, -. Reservations can be made at:
Senin, 15 Maret 2010
history of Pemuda Muhammadiyah
Muhammadiyah Youth inception in chronological existence can be attributed premises Proyo Siswo Priyo (SPP), a movement from the beginning expected KH. Ahmad Dahlan can make coaching activities for teenagers / youth of Islam. In the development SPP made progress, until the Muhammadiyah Congress to 21 in Makassar in 1932, it was decided the establishment of the Muhammadiyah Youth Section, which is part of the Muhammadiyah organization specifically nurturing and educating the young Muhammadiyah family. Muhammadiyah's decision is extraordinary acclaim from among the young Muhammadiyah family, so in a relatively short time Muhammadiyah Youth Section has been established in almost all the twigs and branches of Muhammadiyah. Thus the Muhammadiyah Youth development is the responsibility of Muhammadiyah leaders in their respective levels. For example, at the Muhammadiyah Central Executive level responsibility for caring for, educating and guiding young Muhammadiyah Youth handed over to the Tribunal, namely the institution and the representative of the Central Executive assistant who led the youth movement.
Rabu, 10 Maret 2010
History of Muhammadiyah
Attention K.H. Ahmad Dahlan to his very special young man. The young boy famous Kauman naughty by Kyai approached properly. They successfully collected and compiled in one assembly and given the name "Siswo PROYO". They were given religious education and character and skills.
Around the year 1918 KH. Ahmad Dahlan go tabligh to Solo. When he passed in front of the palace Mangkunegaran Solo, he had seen the young teenage girls marching with the orderly and neat. They dress uniform hat and handkerchief dilehernya see pula.Mereka uniform looks handsome and always happy cheerful.
Around the year 1918 KH. Ahmad Dahlan go tabligh to Solo. When he passed in front of the palace Mangkunegaran Solo, he had seen the young teenage girls marching with the orderly and neat. They dress uniform hat and handkerchief dilehernya see pula.Mereka uniform looks handsome and always happy cheerful.
Langganan:
Postingan (Atom)




